Dialah bapa, ibu, sahabat karib dan hero terbaik buat gadis cantik bernama Nur Alya Iman Azmil Mustapha. Namun, sejak bapa tersayang menghadap ilahi pada 14 Februari lalu.. dunia anak gadis berusia 17 tahun ini berubah 360 darjah. Tiada lagi gelak tawa insan bergelar bapa dan tiada lagi suara yang mengejutkan dia dari tidur.

IKLAN

Ketika menghubungi Alya, anak bongsu daripada lima beradik ini mengakui rindu yang bersarang di hatinya masih menebal meskipun arwah telah kembali ke rahmatullah lebih tiga minggu lepas. Ditanya kenangan paling dirindui tentang arwah bapanya, model muslimah ini membuka tirai hati. “Kalau ikutkan, semua saya rindu. Tapi yang paling Alya rindu adalah his laughter. Rindu buat dia gelak, buat dia happy, bawa babah pergi makan dan jalan-jalan. Basically spend time dengan dia. Tiap kali pergi makan ke jalan-jalan atau pergi karaoke, dia akan happy dan selalu gelak ketawa.”

Arwah sering menemani Alya walau ke mana saja

Sayu hati mendengar luahan gadis ini. Iyalah, sekelip mata saja insan yang selama ni jadi tempat bergantung dan mengadu pergi buat selamanya. Menceritakan kembali saat terakhir bersama arwah bapa, Alya tenang mengungkap kata. “Hari babah meninggal, babah kejut untuk solat subuh. Dan dalam jam 12.30 tengah hari macam tu, Alya kejut babah nak ajak makan. Dia hanya jawab ‘Ok, jap lagi babah pergi beli makanan’. Itulah kali terakhir saya melihat dan bercakap dengannya.”

Allahyarham Azmil Mustapha berusia 65 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung di kediamannya di Shah Alam, Selangor kira-kira jam 1 petang. “Dua tiga hari sebelum babah meninggal, dia hanya senyap saja. Tak ada buat lawak pun sebab selalunya dia yang menghiburkan kami semua dengan jenakanya tiap masa.”

Kenangan bersama arwah ketika kecil di Syria

Alya juga menzahirkan rasa syukur dan rindu kepada arwah bapa melalui coretan ringkas yang dikongsikan di Instagramnya dua hari lalu.

For 17 years of my life, my dad took care of me all alone as a single parent. He was my best friend, my hero, my mom, my dad, my everything. You were the one who stayed up at night when I cry and couldn’t sleep. The one who fed me milk every minute that I cry, the one who will put me to bed and kiss me good night, the one who will be worrying when I’m sick, the one who will listen to all the dramas in school, the one who always follows me to eat sushi, watch movies or ice skating, horse riding and karaoke. You will always remind me not to forget to have my meal and lie to me that I’m not fat. You never missed to wake me up for subuh every day.

I will forever miss coming back home finding you staying up late just to wait for me and say ‘I Love You Sayang’ every single night. You are the one who stood beside me through all my darkest moment and also the one who is always proud to all my achievements.

IKLAN

I’m happy that I got the chance to take care of you when you were not well and be there for you when you needed me. But it’s never enough and it will never be. I’m sorry that I worked too much that I didn’t spend much time with you. I wanted to give you a better life. But now, I can’t…

Moga Allahyarham Azmil Mustapha ditempatkan dalam kalangan orang-orang beriman dan seluruh ahli keluarga Allahyarham serta Alya menerima ketentuan takdir ini dengan tabah dan sabar.

IKLAN